Beberapa penyakit udang yang perlu kita ketahui

 Soft shell syndrome

 Penyebab :
Kualitas air : goncangan salinitas tinggi, goncangan pH tinggi, alkalinitas rendah, kandungan fosfat rendah, dasar tambak terlalu kotor, polusi.
Kualitas pakan (kekurangan nutrisi tertentu).

Penanganan :
Perbaiki kualitas air (ganti air, probiotik, dolomite, SP-36).
Pembersihan dasar dengan sifon, pemberian zeolite dan probiotik.



Insang hitam
(black gill disease)

Penyebab :
Kotoran, bahan organik (lumpur) yang melekat pada insang.
Dasar tambak kotor, setting aerator tidak tepat.
Kualit air yang tidak stabil (sering terjadi kematian plankton).

Penanganan :
Ganti air secukupnya.
Berikan probiotik.
Perbaiki setting kincir.
Kurangi pakan.



 Red disease

Udang berwarna kemerahan, kaki dan ekor  kemerahan, insang kemerahan.

Penyebab :
Kualitas air yang kurang baik (DO rendah, NH3, NO2-, Fe), bahan organik terlalu tinggi.
Kualitas pakan kurang baik (terlalu lama, berjamur).

Penanganan :
Berikan pakan berkualitas baik (baru).
Perbaiki kualitas air.



  Kram (cramped tail disease)

Udang kram saat anco diangkat atau udang dijala, udang mudah stress.

Penyebab :
Goncangan suhu / salinitas tinggi
Perbedaan suhu (kualitas air antara dasar dan permukaan tinggi).
Kekurangan mineral tertentu.

Penanganan :
Operasikan kincir siang dan malam hari.
Berikan vitamin (terutama vit C dan B).
Berikan mineral melalui pakan.



 Bercak hitam pada kulit

Ada bercak hitam pada permukaan kulit, bekas luka

Penyebab :
Udang sering lompat (tumburan) karena terlalu padat, kualitas air kurang baik, suspensi tanah.
Infeksi bakteri.

Penanganan :
Perbaiki kualitas air.
Hidupkan kincir siang-malam.
Kurangi kepadatan.
Lapisi tambak dengan plastik/HDPE, atau disemen.





Trimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar